6 Kandungan Tisha AC7 Spot Serum yang Ampuh Menjadi Penghilang Bekas Jerawat

penghilang bekas jerawat

Belakangan ini Hallyu atau Korean Wave memang sedang melanda berbagai lapisan dunia, sudah pasti tidak terkecuali di Indonesia. Tidak hanya demam Kpop atau drama – dramanya yang selalu sukses membuat baper, melainkan juga demam skin care Korea.

Kesehatan kulit para pemain drama Korea dan para penyanyinya telah sukses membuat para wanita terobsesi untuk memiliki kecantikan kulit yang sama. Putih, berkilau, serta mulus tanpa jerawat. Oleh karena itu berbagai produk perawatan kulit dari Korea banyak diminati di Indonesia. Mulai dari pemutih, pencerah, anti aging, juga pengempes dan penghilang bekas jerawat.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai satu produk perawatan kesehatan kulit wajah dari Korea, yang konon katanya sedang banyak diminati, Tisha AC7 Spot Serum.

6 Kandungan Tisha AC7 Spot Serum yang Ampuh Menjadi Penghilang Bekas Jerawat

Obat jerawat yang dipercaya mampu mencerahkan, melembabkan, mengobati jerawat serta menghilangkan bekas jerawat ini mengandung beberapa kandungan zat kimia yang aman untuk wajah. Beberapa kandungannya antara lain Niacinaminde, 11 jenis ekstrak Dyropteris Crassirhizoma, Phytosilica, Salicylic Acid, Tea Tree Oil, ekstrak Luffa Cynlindrica, ekstrak Coptis Chinensis Root, ekstrak Bacopa Monniera, Asam Polyglutamic, dan ekstrak Phellondendron Amurense.

Niaciminde

Dikenal dalam Bahasa Indonesia sebagai zat Nikotinamida, merupakan amida dari asam nikotinat atau Vitamin B3. Vitamin ini bersifat sangat larut dalam air. Zat ini sering kali terdapat pada produk – produk perawatan kesehatan kulit atau tata rias. Hal itu dikarenakan zat ini mampu memberikan hidrasi bagi kulit sehingga menjaga kelembaban, mempu mengatur produksi minyak, meningkatkan imunitas kulit, dan mampu menyamarkan  kerutan ataupun garis halus pada wajah.

Dyropteris Crassirhizoma

( Foto : Itm Online )

Baca Juga :  Kenali Manfaat Aloe Vera Untuk Tubuh Kita

Berdasarkan informasi yang didapatkan dari Wikipedia, dikatakan bahwa Dyropteris Crassirhizoma adalah sebuah nama dari spesies tanaman pakis. Diketahui sebagai tanaman asli dari lereng berhutan di Asia Timur Laut. Tanaman ini telah dipercaya dalam pengobatan herbal tradisional untuk berbagai penyakit. Hal tersebut dikarenakan sifat anti bacterial yang dimilikinya.

Salicylic Acid

Adalah kandungan yang seringkali ditemukan di berbagai produk pengobatan jerawat. Dengan sifatnya yang mampu menembus hingga ke dalam pori – pori wajah, senyawa ini mampu mengobati masalah jerawat dari akarnya. Apalagi dilengkapi dengan kemampuannya dalam mengurasi sekresi sebum dan meredakan keradangan pada jerawat karena sifat anti inflamasi yang dimilikinya. Tidak heran mengapa senyawa ini disebut sebagai ‘musuh’-nya jerawat.

Tea Tree Oil

Sudah tidak asing lagi bahwa kandungan minyak pohon teh dapat diandalkan dalam mengobati masalah jerawat. Hal tersebut didasari sifat antiseptic alami yang dimilikinya. Cara kerjanya dalam membasmi jerawat adalah dengan menangkal pertumbuhan Propionibacterium Acnes yaitu bakteri penyebab tumbuhnya jerawat.

Luffa Cynlindrica

Luffa merupakan sejenis tumbuhan sayuran. DI Korea, tumbuhan ini telah lama dipercaya berkhasiat untuk pengobatan. Dari berbagai manfaat yang ada, salah satu sifat dari tumbuhan ini adalah anti inflamasi.

Phellondendron Amurense

( Foto : Wikiwand )

Jika nama ini diketikan ke laman pencarian google, maka segera akan muncul gambar pohon yang berukuran cukup besar. Dalam Bahasa Indonesia pohon tersebut dikenal dengan nama Pohon Gabus Amur. Merupakan spesies pohon dalam keluarga Rutaceae. Tanaman ini termasuk dalam 50 bahan herbal dasar yang digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Sifat anti inflamasi yang dimilikinya diketahui sangat kuat, ditambah juga dengan anti bakteri didalamnya menjadikan kandungan ini diandalkan untuk berbagai jenis pengobatan termasuk pengobatan jerawat.

Baca Juga :  Cara Mudah Membuat Toner untuk Kulit Berminyak